|
Kiai Hamid Bukan "Wali Tiban" |
|
|
Written by Oleh KH. A. Mushthofa Bisri
|
|
Wednesday, 06 August 2008 |
Nama Buku : Percik-Percik Keteladanan Kiai Hamid Penyusun : Hamid Ahmad Cetakan : 2007 Penerbit : eL-ISLAM Ma’had Salafiyah PasuruanMungkin banyak orang tidak tahu bahwa sahabat Umar Ibnu Khotthob (40 SH - 23 H) itu faqih Mujtahid dan fatwa-fatwanya dibukukan orang dan dikenal sebagai fiqih Umar. Mungkin, juga tak banyak yang tahu bahwa kholifah kedua ini muhtaz (gampangnya wali besar menurut istilah di kita sekarang). |
|
Read more...
|
|
|
NADHAM SULAM TAUFIQ |
|
|
Written by admin1
|
|
Tuesday, 19 February 2008 |
 Sulam Taufiq Nama Kitab : Nadham Sulam Taufiq Karya : Kyai Abdul Hamid bin Abdullah Umar Cetakan : 2002 Penerbit : eL-ISLAM Ma’had Salafiyah Pasuruan Dalam tradisi Arab dikenal adanya tradisi dalam menyusun bait-bait Sya’ir yang bernilai sastra tinggi dan bisa dinyanyikan oleh pembacanya. Tradisi sastra ini disebut dengan Nadham, dan ilmu yang mempelajari jenis sastra Arab ini disebut dengan ilmu ‘Arudl. Dalam perkembangan sejarah dapat disaksikan bahwa para penyebar Islam di Indonesia adalah terdiri dari para saudagar dan ulama yang bersetting tradisi Arab. Sehingga, dalam perkembangannya, pesantren sebagai salah satu basis penyebaran Islam di Indonesia pun tidak dapat terlepas dari tradisi Arab, khususnya dalam pengembangan ilmu-ilmu keagamaan. Di tangan para ulama dan santri pesantren inilah, sastra Arab dengan berbagai cabang ilmunya jamak dipelajari dan dikembangkan, baik sebagai pengetahuan maupun dalam kapasitasnya sebagai ilmu alat untuk memahami al-Qur’an, as-Sunnah, dan kitab-kitab kuning yang notabene berbahasa Arab, sebagai sumber pengetahuan utama di dalam Islam. |
|
Read more...
|
|
|
AL-HUSUN AL-HAMIDIYAH |
|
|
Written by admin1
|
|
Tuesday, 19 February 2008 |
|
Nama Kitab : Al Husun Al Hamidiyah Karya : Husain Bin Muhammad Al Jisr Cetakan : 3 Dzulhijjah 1354 H Penerbit : Perc. Maktabah Muhammad Bin Ahmad Nabhan, Surabaya
Sebagai tradisi yang utuh, mencakup semua aspek kehidupan manusia, islam hadir tidak hanya membahas ruang lingkup manusia dengan hukum yang hanya bisa mengetahui apa yang diharamkan atau apa yang wajibkan, akan tetapi pembahasannya bisa merambat mulai ilmu pengetahuan atau kata lain, umat Islam dituntut mengetahui semua yang diajarkan agama dan bagaimana untuk bisa menjalaninya. Hal ini karena secara esensial Islam adalah agama pengetahuan.
  Tauhid Sumber Semangat Ilmiah. Pada dasarnya ajaran Islam adalah mengetahui dan memahami atas ke-Esa-an Tuhan. Dalam hal ini, ditunjukkan oleh pengakuan iman yang tertanam di setiap umat Islam dan didukung semangat ilmiah yang tidak bertentangan dengan kesadaran religius, karena ini juga merupakan bagian yang terpadu antara akal dan hati umat akan ke-Esa-an Tuhan. Kebenaran ini juga tak lepas dari peran paran ilmuan yang memiliki dedikaasi dibidangnya. Dalam kitab Al Husun Al Hamidiyah, penulis menjelaskan tentang hukum- hukum awali yang meliputi tiga aspek, diantaranya mengenal hukum- hukum ketuhanan, wajib dan mohal (mustahil) bagi Allah serta jaiz (jawaz/ boleh). Kitab ini akan mmengulas habis makna yang terkandung didalamnya, serta bagaimana kita bisa mengenal atau dijelaskan msalah aqidah- aqidah yan memang ada kaitannya dengan kewajiban umat Islam untuk meykininya, dari mulai umat Islam pada zaman Nabi Muhammad SAW baik dari para sahabat Muhajirin dan Anshor serta orang- orang yang mengetahui kebaikan, dengan cara menyirami diri mereka dengan Al Qur’an atau Al Hadist. |
|
Read more...
|
|
|