Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPM) Print
Monday, 07 January 2008

VISI DAN MISI

Visi yang hendak dicapai oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Salafiyah Pasuruan adalah terciptanya masyarakat yang mempunyai kesadaran keagamaan yang tinggi dalam situasi hidup yang demokratis dan berkeadilan demi menegakkan kalimat-kalimat Allah SWT (li'i'laai kalimaatillah) dan kejayaan Islam serta kaum muslimin (li 'izzil Islam wal Muslimin).

Sedangkan misi yang diemban bertumpu pada:

  1. Penyelenggaraan dakwah Islamiyah secara sistematik dan berkelanjutan yang utamanya dipusatkan pada kawasan pedesaan dalam kerangka pengembangan syi'ar Islam sebagai agama yang rohmatan lil 'aalmin.
  2. Pemberdayaan masyarakat sebagai upaya transformasi sosial yang mengarah pada pengembangan sumberdaya manusia.

PROGRAM DAN KEGIATAN

Secara garis besar, program LPM tersusun dalam rangkaian sebagai berikut;

1. Kajian dan Penelitian Sosial Keagamaan

Memahami kehidupan sosial keagamaan suatu masyarakat tidaklah cukup hanya mengandalkan pandangan selintas ataupun common sense. Terlebih bila pemahaman ini sangat dibutuhkan dalam sebuah gerakan dakwah yang sistemik dan terpadu. Oleh karena itu, Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan merasa perlu untuk secara intensif menyelenggarakan berbagai fora kajian menyangkut ekspresi keberagamaan masyarakat di samping penelitian-penelitian sosial keagamaan yang tentunya akan sangat bermanfaat dalam memberikan akurasi data dan pemahaman yang verstehen. Hasil dari kajian dan penelitian demikian merupakan basis material yang sangat penting bagi pendekatan dakwah yang tepat dan metode yang memadai dalam setiap aktifitas dakwah LPM Salafiyah Pasuruan.

Bentuk program yang digulirkan dalam kerangka ini antara lain adalah:

  •  Diskusi-diskusi rutin, Sarasehan, Lokakarya ataupun Semiloka yang bertujuan merancang metode dan kerangka kerja penyelenggaraan dakwah yang berbasis komunitas.
  •  Pembuatan Database Dakwah, utamanya di kota dan kabupaten Pasuruan.
  •  Penelitian-penelitian partisipatoris perihal berbagai problem sosial keagamaan.

2.    Penugasan Guru Agama

Searah dengan hasil-hasil kajian dan perumusan metode dalam penyelenggaraan da’wah, tenaga-tenaga terampil dan mempunyai basis pengetahuan keagamaan yang cukup segera dipersiapkan untuk dapat ditugaskan ke berbagai daerah yang menjadi sasaran program sebagai peserta program.  Para peserta program ini akan mendapatkan tugas-tugas khusus yang meliputi pendampingan kehidupan keagamaan masyarakat sasaran program, pelibatan secara aktif di dalam kehidupan sosial masyarakat, pendataan dan analisis terhadap geo-religius dan geo-sosial masyarakat serta menciptakan kader-kader da’i yang berbasis pada masyarakat setempat.

Bentuk dan alur program yang dirancang adalah:

  1.  Pada setiap bulan Syawal, LPM akan menugaskan para peserta program baru ke berbagai lokasi dakwah yang telah ditentukan menurut tingkat kemampuan dan kebutuhan.
  2. Masa penugasan ini diatur selama dua (2) tahun yang dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan evaluasi program.
  3. Pada setiap bulannya dilakukan evaluasi pelaksanaan program  dengan melibatkan masyarakat sasaran program yang diatur dalam kerangka kunjungan kegiatan di berbagai lokasi program. Dan pada setiap akhir tahun akan dilakukan evaluasi program secara menyeluruh.
  4. Guna menunjang keterampilan dan wawasan peserta program, di waktu-waktu tertentu diselenggarakan berbagai pelatihan serta sarasehan yang setidaknya dilakukan dalam setahun sekali menurut tingkat kemampuan dan kebutuhan.

3. Program Pemberian Beasiswa untuk Santri

Diharapkan upaya ini dapat ikut meringankan dalam upaya penyelamatan masa depan pendidikan anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi di berbagai kawasan pedesaan. Disamping itu diharapkan akan muncul kader-kader da'i dari desa-desa yang terpencil yang tidak harus terhambat oleh sebab-sebab ketidakmampuan ekonomi.

 
Ilmu bagaikan hewan buruan dan tulisan adalah pengikatnya. Ikatlah hewan-hewan buruanmu dengan tali-tali yang kuat.
 

Menu Komunitas


 
PEMBERITAHUAN: Sehubungan dengan banyaknya penipuan untuk meminta sumbangan dengan mengatasnamakan Nadhir, Ustadz dan Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan, maka dengan ini kami beritahukan bahwa, Nadhir, Ustadz dan Keluarga besar pondok Pesantren Salafiyah tidak pernah meminta sumbangan kepada pihak manapun dan berupa apapun, kecuali dilakukan sendiri oleh nadhir mahad Salafiyah (KH. M. Idris Hamid dan KH. Ahmad Taufiq Aqib). | Gabung di Facebook Salafiyah di salafiyahpasuruan@yahoo.com
ame268