| Mengajak Untuk Gemar Membaca |
|
| Written by admin2 | |
| Monday, 26 April 2010 | |
|
Kording (Koran Dinding) adalah salah satu media yang ada di Salafiyah selain mading dan internet. Meski media tersebut tergolong media yang jadul, tetapi tetap menjadi yang terlaris dibandingkan peminat internet. Di Salafiyah, selain mading, kording adalah media yang selalu ramai dikunjungi santri disela-sela waktu kosong.
Seperti yang terlihat kemarin (25/04) dan hari-hari sebelumnya, setiap pagi menjelang bel masuk sekolah para santri pasti mampir di kotak panjang yang terpampang di depan Meeting Room tersebut. Ada yang membaca semua halaman dengan serius, ada yang hanya membaca kabar sportivo saja. Bahkan ada yang sekedar melihat gambar yang ada di Koran harian Jawa Pos dan Radar Bromo. Dengan begitu, semangat membaca mereka lebih membara, terutama bagi santri yang baru masuk di Salafiyah. Sebelum mendaftarkan diri, ketika di rumah mungkin mereka jarang atau bahkan tidak sama sekali membaca berita di koran. Namun, ketika berada di Salafiyah, papan “penyulut api” semangat membaca tersebar di Salafiyah. Sarana-sarana yang di sediakan sangat membantu mereka untuk gemar membaca. Seperti kording dan mading. Dua media yang di kelola oleh OSMAS (Organisasi Siswa Madrasah Salafiyah). Tak jarang santri yang nakal, ketika bel masuk masih saja serius membaca Koran. Sehingga memaksa para ustadz yang lewat, yang hendak mengajar, menyuruh untuk bubar dan masuk ke kelas masing-masing. Karena hal tersebut, baru-baru ini, koran yang biasa dipasang di pagi hari dicopot dengan paksa tanpa ada koordinasi oleh pihak TU madrasah. Walaupun tindakannya benar, tetap saja mengecewakan. Karena sama sekali tak ada koordinasi dan perintah kepada koordinator pelaksananya, yakni UKIP (Unit Kegiatan Pers) OSMAS. (H-di) |
| < Prev | Next > |
|---|